For all courses in construction accounting and construction finance, and for courses in engineering economics taught in construction management programs. This book helps construction professionals and construction management students master the principles of financial management, and adapt and apply them to the challenge of profitably managing construction companies. It integrates content that has traditionally been taught through separate accounting, finance, and engineering economics texts. Students learn how to account for a construction company’s financial resources; how to manage its costs, profits, and cash flows; how to evaluate different sources of funding a company’s cash needs; and how to quantitatively analyze financial decisions. Readers gain hands-on experience through 220 example problems and over 390 practice problems, many of them based on situations actually encountered by the author. This edition adds more than 100 new discussion questions, and presents financial equations and accounting transactions more visually to support more intuitive learning.
This edition adds more than 100 new discussion questions, and presents financial equations and accounting transactions more visually to support more intuitive learning.
Sistem peradilan pidana dapat dipahami sebagai lembaga kontrol sosial, yang berbeda dari lembaga kontrol sosial lainnya dalam dua cara penting: fokus hanya pada perilaku yang didefinisikan sebagai kejahatan serta sebagai basis pertahanan terakhir masyarakat terhadap orang-orang yang menolak untuk mematuhi nilai-nilai sosial yang diminan. Masyarakat beralih ke peradilan pidana ketika semua bentuk kontrol sosial yang ada di masyarakat tersebut gagal. Sistem Peradilan Pidana merupakan kontrol sosial formal karena dilakukan oleh agen resmi. Ada beberapa aspek untuk memahami sistem peradilan pidana, antara lain bahwa sistem peradilan pdaian adalah: (1) sebuah sistem normatif dalam bentuk aturan-aturan legal yang mengekspresikan nilai-nilai sosial melalui pelarangan yang didukung oleh sanksi pidana atas perilaku (conduct) yang dilihat secara serius salah atau berbahaya; (2) sebuah sistem administratif, di dalamnya secara komprehensif terdiri atas aparat resmi penegak hukum, otoritas penuntutan, pengadilan, serta fasilitas penghukuman dan koreksional; serta (3) sebuah sistem sosial, dimana defenisi dan tanggapan atas perilaku kejahatan melibatkan seluruh elemen dalam masyarakat - tidak hanya yang diundangkan dalam hukum pidana tetapi juga bagaimana masyarakat menginterpretasikan kenyataan terjadinya perilaku tersebut pada setiap tingkatan. Buku ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan bahasan tentang hal-hal yang terkait dengan berbagai masalah sosiologis dari keseluruhan proses yang terjadi dalam Sistem Peradilan Pidana. Substansi dari buku ini memberikan berbagai penjelasan tentang peradilan sebagai bentuk reaksi sosial terhadap kejahatan dan pelaku kejahatan; pengertian peradilan pidana secara sistemik dan etika peradilan pidana, model-model peradilan pidana dan pembenaran pemberian pidana; komponen dan kerangka kelembagaan peradilan; proses peradilan pidana serta hal-hal yang terkait dengan tahap peradilan pidana; alternatif penghukuman serta pemikiran awal tentang tantangan masa depan bagi Sistem Peradilan Pidana.
Jika masyarakat sangat menghendaki anak diteruskan ke pengadilan, maka
polisi akan sulit untuk melepaskannya kembali ke masyarakat dan
meneruskannya ke pengadilan; (3) kondisi individu pelaku sendiri menjadi
pertimbangan diskresi ...
A guide to the practical art of plausible reasoning, this book has relevance in every field of intellectual activity. Professor Polya, a world-famous mathematician from Stanford University, uses mathematics to show how hunches and guesses play an important part in even the most rigorously deductive science. He explains how solutions to problems can be guessed at; good guessing is often more important than rigorous deduction in finding correct solutions. Vol. I, on Induction and Analogy in Mathematics, covers a wide variety of mathematical problems, revealing the trains of thought that lead to solutions, pointing out false bypaths, discussing techniques of searching for proofs. Problems and examples challenge curiosity, judgment, and power of invention.